Penyebab gangguan kejiwaan

Posted on April 30, 2015 By

Gangguan kejiawaan merupakan gangguan fungsi jiwa yang memicu keotak  yang sampai saat ini belum di temukan factor ilmiahnya mengapa seseorang bisa mengidap gangguan jiwa, gangguan jiwa artinya bahwa yang menonjol ialah gejala gejala patologi dari unsur psikis, hal ini tidak berarti bahwa unsur lain tidak terganggu, yang dapat mempengaruhi manusia adalah keturunan, usia dan jenis kelamin, keadaan fisik keadaan psikologi, keluarga adat istiadat, kebudayaan dan kepercayaan, pekerjaan , pernikahan dan kehamilan kehilangan dan kematian orang yang di cintai, agresi rasa permusuhan hubungan antar manusia dan sebagianya.

 Meskipun penyebab umum dan utama nya dari hal kejiwaan tetapi penyebab utama nya mungkin fisik, di lingkungan social, biasanya ada bebarapa penyebab tunggal akan tetapi bebarapa penyebab sekaligus dari berbagai unsure itu yang saling mempengaruhi atau kebetulan terjadi bersamaan, lalu timbulah gangguan fisik dan jiwa, umpamanya seorang dengan depresi karena kurang makan dan daya tahan fisiknya mengalami penurunan sehingga mengalami penyakit fisik.

Namun ada bebrapa factor yang menyebakan gangguan kejiwaan  yaitu diantanya:

  1. Factor somatogenik ( fisik biologis )

Factor ini terjadi dikarenakan gangguan pada kromosom munculnya perkembangan sindrom down

  1. Factor psikogenik

Factor ini terjadi seperti adanya interaksi ibu anak, peran ayah- anak, hubungan dalam keluarga pekerjan permainan dan masyarakat.kehilangan yang mengakibatkan kecemasan depresi rasa malu atau rasa salah.

  1. Factor social budaya

Factor ini juga mempengaruhi gangguan kejiwaan di karenakan tidak adanya kesetabilan keluarga, pola mengasuh anak yang kurang baik tingkat ekonominya, masalah kelompok minoritas yang meliputi prasangka dan fasilitas kesehatan pendidikan dan kesejahteraan yang tidak memadai.

 Gangguan kejiwaan memang bisa jadi momok menakutkan dalam hidup kita karena kita hidup tidak akan pernah lepas dari yang namanya masalah maka Tuhan memberikan masalah kepada hambanya bukan untuk menyiksanya akan tetapi menjadikan manusia itu lebih tangguh dan kuat karena Tuhan tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya melebihi batas kemampuan berarti sudah ada batasan mengapa Tuhan memberikan masalah, dari gangguan jiwa disini mereka membatasi diri dari beban yang di emban nya hingga akhirnya semua masalah dijadikan beban paling berat, bukan untuk di hadapi dan di cari solusinya.

SILAHKAN BERTANYA ATAU KOMENTARI

kesehatan